Puting Beliung Terjang Magetan, BPBD: 15 Bangunan Rusak

Puting Beliung Terjang Magetan, BPBD: 15 Bangunan Rusak

Magetan – Belasan bangunan rusak diterjang angin puting beliung di Kabupaten Magetan. Selain bangunan, puting beliung disertai hujan itu juga menumbangkan 38 pohon di sejumlah titik.

Data tersebut dikeluarkan BPBD Kabupaten Magetan, puting beliung yang terjadi, Minggu (18/11) sore ini selain merusak 15 bangunan rusak terdiri dari 11 kios dan warung, 3 rumah dan kandang sapi roboh rata dengan tanah.

“Data yang sudah masuk hingga pukul 22.00 WIB, tadi malam ada total 15 bangunan baik kios dan rumah serta kandang sapi. Untuk kios dan warung ada 11, rumah ada 3 dan 1 kandang sapi roboh terdampak angin puting beliung disertai hujan deras,” jelas Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan Fery Yoga Saputra saat dihubungi detikcom, Senin (19/11/2018).

 

Selain menumbangkan pohon dan bangunan, jelas Fery, puting beliung juga membuat sebuah reklame besar roboh di Jalan Raya Maospati, Ngawi. Tepatnya di Desa Bayemtaman Kecamatan Kartoharjo.

“Total pohon yang tumbang ada 38. Baik tumbang di jalan raya maupun di pekarangan rumah warga. Alhamdulilah korban jiwa nihil, semoga tidak ada laporan korban meninggal,” ujarnya.

Meski dampak puting beliung sudah dilakukan pembesihan, namun warga dan tim BPBD Magetan melakukan kerja bakti. Kerja bakti dilakukan untuk membersihkan sisa-sisa pohon tumbang, rumah dan kios serta kandang yang rusak.

“Untuk kerugian belum bisa dipastikan, namun diperkirakan hampir ratusan juta,” tegasnya.

 

sumber berita :ghttps://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4307796/puting-beliung-terjan-magetan-bpbd-15-bangunan-rusak

Naik Motor Jakarta-Yogya Bersama Anjing dan Kucing

Naik Motor Jakarta-Yogya Bersama Anjing dan Kucing

Jakarta – Lebih dari setengah abad silam, Ernesto Guevara, mahasiswa sekolah kedokteran di Buenos Aires bersama sahabatnya, Alberto Granado, memulai petualangan mereka menyusuri beberapa negara di Amerika Latin dengan menunggang motor Norton 500 cc. Konon perjalanan selama sembilan bulan menempuh jarak lebih dari 8000 kilometer itu lah yang mengubah hidup Ernesto. Bertahun-tahun kemudian, orang lebih mengenalnya sebagai Che Guevara.

Perjalanan Halvor dan White Socks ke Yogyakarta pada musim Lebaran tahun lalu tentu saja tak bisa dibandingkan dengan perjalanan Ernesto dan Alberto yang telah difilmkan oleh sutradara Walter Salles pada 2004. Tapi perjalanan anjing dan kucing ini ke Yogyakarta juga luar biasa. Gila.

Perjalanan Halvor dan White Socks ke Yogyakarta sebenarnya di luar rencana Gunadi Tedjo Kesumo, pemilik anjing dan kucing ini. Ceritanya, keluarga Gunadi tertimpa musibah ketika ibu mertuanya mendadak meninggal dunia. Gunadi yang tinggal di Jakarta diminta segera menyusul istri dan anaknya yang sudah lebih dahulu tiba di Yogyakarta.

Kebetulan pula saat itu lagi masa Lebaran. Untuk mencari tiket pesawat atau kereta api ke Yogyakarta sudah jelas sulitnya bukan main. Dia juga tak ingin menitipkan Halvor dan White Socks di rumah penitipan hewan. Gunadi pun nekat membawa Halvor dan White Socks di atas sepeda motor menempuh perjalanan sejauh sekitar 540 kilometer.

Perjalanan yang seharusnya ia perkirakan tak lebih dari 12 jam ternyata molor hingga 21 jam. “Selain karena macet, saya bawa motor juga pelan di bahu jalan. Dari Jakarta jam 9 malam, sampai di sana besoknya jam 6 sore, sekitar 21 jam,” Gunadi menuturkan perjalanannya kepada detikX beberapa hari lalu. Barangkali hanya ‘orang gila’ seperti dia yang mau naik motor bersama dua binatang menempuh jarak sejauh itu. “Itu karena antara terpaksa, sama mau buat kejutan. Padahal badan capek, harus sampai selamat dan bawa mereka berdua ini. Pas sampai Yogyakarta semua keluarga kaget. Itu jadi rekor saya, gila kan?”

Gunadi memang biasa pergi ke mana-mana bersama anjing dan kucingnya. Bagaimana kisah ‘persahabatan’ Gunadi, anjing dan kucingnya, baca selengkapnya di detikX, Persahabatan Anjing dan Kucing : The Motorcycle Diaries

sumber :https://news.detik.com/berita/d-4302548/naik-motor-jakarta-yogya-bersama-anjing-dan-kucing?tag_from=wp_nhl_judul_7&_ga=2.262974094.364540770.1542097809-1689921335.1537847989

Ribuan Pegawai Walk Out, Ini Tanggapan CEO Google

Sundar Pichai. Foto: GettyImages

Jakarta – Ribuan karyawan Google di berbagai negara serentak menyelenggarakan aksi walk out untuk berdemo soal kasus pelecehan seks di raksasa internet itu. Bagaimana komentar CEO Google, Sundar Pichai, mengenai aksi protes besar-besaran ini?

“Ini memang saat-saat yang sulit. Ada kemarahan dan rasa frustrasi di perusahaan. Kami semua merasakannya, aku merasakannya juga,” kata Pichai yang dikutip detikINET dari Quartz.

“Google punya standar yang sangat-sangat tinggi dan terlihat kami tidak mencapai harapan kami,” tambah CEO kelahiran India tersebut.

Pangkal permasalahannya adalah terkait kasus pelecehan seks yang dilakukan pencipta sistem operasi Android, Andy Rubin. Ia meninggalkan Google pada tahun 2014 setelah investigasi internal menunjukkan ia melakukan perbuatan tak senonoh pada bawahan wanitanya.

Namun menurut laporan New York Times, Andy tetap mendapatkan pesangon luar biasa besar, USD 90 juta serta tetap dipuji oleh pendiri Google, Larry Page. Itulah yang memicu aksi protes dilancarkan.

Pichai sendiri sudah mengirim memo ke para karyawan bahwa Google akan memperbaiki diri. “Langkah pertama adalah mengakuinya dan minta maaf soal aksi di masa lalu,” tambah dia.

“Kedua, kata-kata saja tidak cukup dan harus diikuti dengan tindakan. Perlu dijelaskan bahwa insiden itu berasal dari beberapa tahun lalu dan sebagai perusahaan, kami berkembang. Sebagai CEO, penting bagiku bertindak tegas pada sikap tidak pantas dan kami telah melakukan hal itu beberapa tahun belakangan,” papar Pichai.

Ia memaparkan sebanyak 48 pegawai telah dikeluarkan terkait kasus pelecehan dalam dua tahun terakhir. Menurut Pichai, pelecehan seks adalah masalah masyarakat dan sebagai perusahaan besar, Google juga punya isu yang sama.

 

sumber berita :https://inet.detik.com/cyberlife/d-4284295/ribuan-pegawai-walk-out-ini-tanggapan-ceo-google?_ga=2.222451027.995530323.1540969668-1689921335.1537847989

Black Box Lion Air JT 610 Ditemukan, Ini Beda FDR dan CVR

Black Box Lion Air JT 610 Ditemukan, Ini Beda FDR dan CVR

Jakarta

Penyelam Batalyon Intai Amfibi TNI AL berhasil menemukan Flight Data Recorder (FDR) pesawat Lion Air JT 610 PK-LQP yang jatuh di perairan karawang. FDR adalah satu bagian black box, masih ada Cockpit Voice Recorder (CVR) yang belum ditemukan. Sebenarnya apa bedanya?

Baik CVR dan FDR terdiri dari tiga bagian. Pertama adalah kotak yang menghubungkan black box dengan instrumen yang akan direkam. Kedua adalah kotak tempat alat untuk merekam berada seperti kaset, CD, atau chip. Sedangkan yang bundar adalah Underwater Locator Beacon (ULB) yang seharusnya bisa dilacak sinyalnya apabila pesawat jatuh ke dalam air. Sinyal ULB Lion Air PK-LQP tak terdeteksi.

FDR

FDR yang sudah ditemukan tersebut berisi data-data teknis penerbangan pesawat seperti ketinggian, kecepatan, putaran mesin, radar, auto pilot dan lain-lain. Ada 5 sampai 300 parameter data penerbangan yang direkam dalam black box ini. Nah FDR ini punya durasi rekaman maksimal 25-30 jam, setelah itu data otomatis terhapus.

Data yang diperoleh ditambilkan dalam grafik apabila berupa percakapan. Data itu kemudian divisualkan dengan software animasi. Dengan data ini bisa diperikirakan posisi pesawat terakhir sebelum kecelakaan.


CVR

Sesuai namanya, CVR ini merekam data-data percakapan pilot di dalam kokpit. CVR memuat 4 saluran yang merekam percakapan yakni:

Saluran 1 terhubung dengan pengeras suara yang biasa digunakan pramugari kepada penumpan
Saluran 2 terhubung dengan co-pilot
Saluran 3 terhubung dengan pilot yang terhubung dengan air traffic controller (ATC)
Saluran 4 merekam seputar suasa kokpit, misalnya mesin yang berisik atau hujan.

Selain itu CVR juga bisa merekam suara instrumen di kokpit. Durasi perekaman untuk CVR adalah 30 menit. Maksudnya setiap 30 menit data percakapan akan terhapus dan diganti dengan yang baru secara otomatis.

FDR dan CVR ini akan hidup secara otomatis apabila mesin pesawat dihidupkan. Baik FDR maupun CVR dilengkapi Underwater Locator Beacon (ULB) yang bisa mendeteksi bila pesawat ini jatuh ke laut. ULB ini merupakan transmitor yang akan memancarkan gelombang akustik untuk memudahkan pendeteksian.

Black box sengaja didesain untuk tahan air, tahan benturan, dan tahan panas. Benda ini bisa tahan air sampai dengan 2 bulan. Black box juga diberi warna mencolok, oranye, sesuai standar ICAO dan agar mudah ditemukan. Kedua black box ini juga ditaruh di bagian belakang, tepatnya di bagian ekor pesawat.

 

sumber berita : https://news.detik.com/berita/d-4283260/black-box-lion-air-jt-610-ditemukan-ini-beda-fdr-dan-cvr?tag_from=wp_hl_desc&_ga=2.214727263.995530323.1540969668-1689921335.1537847989

Anies Tetapkan UMP DKI 2019 Sebesar Rp 3,9 Juta

Anies Tetapkan UMP DKI 2019 Sebesar Rp 3,9 Juta

Jakarta – Gubernur DKI Anies Baswedan menetapkan upah minimum provinsi (UMP) DKI yang baru sebesar Rp 3.940.973. Angka tersebut naik 8,03 persen dari tahun sebelumnya.

“Jadi besaran UMP DKI, sesuai dengan pergub sebesar Rp 3.940.973,096. Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini semoga Jakarta menjadi kota maju dan bahagia warganya dengan UMP sebesar itu,” kata Plh Gubernur DKI Saefullah di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2018).

Saefullah mengatakan angka tersebut sudah mengakomodasi usulan semua pihak. Buruh juga mendapat kartu pekerja yang dapat dimanfaatkan untuk transportasi dan subsidi bahan pangan melalui JakGrosir.

“Pekerja akan difasilitasi oleh pemprov berupa kartu pekerja dengan mendapat tambahan manfaat. Jadi kalau kita punya kartu pasti ada manfaatnya,” sebut Saefullah.

Kenaikan UMP 2019 sudah diteken Anies dalam Pergub pada Jumat (26/11). Penetapan tersebut dihitung berdasarkan data inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional (pertumbuhan PDB) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengingatkan kepada seluruh Gubernur agar mengumumkan kenaikan UMP sesuai dengan aturan yang berlaku, yaitu sebesar 8,03%.

Hanif menegaskan, jika dalam waktu pengumuman masih terdapat provinsi yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, maka akan disesuaikan menjadi 8,03%.

“Kita lihat nanti, kita kembalikan UU, PP 78 kita lakukan,” kata Hanif di Komplek Istana, Jakarta Pusat, Rabu (31/10).

 

sumber berita :https://news.detik.com/berita/d-4283159/anies-tetapkan-ump-dki-2019-sebesar-rp-39-juta